Mata Rabun

Mata Rabun – Mata merupakan organ tubuh yang sangat vital dalam kehidupan manusia. Bentuk dan warna mata setiap orang berbeda-beda ada yang bulat, sipit, hijau daun, biru. Mata rabun merupakan masalah gangguan mata yang cukup serius, mata rabun terbagi menjadi 2 jenis, yakni rabun jauh ( miopia) dan rabun dekat (presbiopia ).

Mata Rabun

a. Rabun mata jauh atau yang biasa disebut Myopia atau mata minus

Myopia atau rabun jauh yang ditandai dengan gejala tidak mampu melihat suatu benda, membaca dengan jarak jauh, benda terlihat seperti samar-samar dan kemampuan menangkap objek atau benda agak sulit. Terkadang memaksa seseorang yang menderita rabun mata jauh ini sering mengeluarkan kotoran mata, mata cepat terasa lelah, kepala pusing dsb. Umumnya penderita rabun jauh ini banyak dialami mulai dari anak-anak berusia 10 tahun hingga remaja dewasa sekalipun. Untuk penderita rabun jauh memerlukan lensa cekung ( minus ).

Hal-hal yang menyebabkan penyakit mata rabun jauh adalah :

1. Belajar dalam cahaya yang kurang terang
2. Menonton televisi dengan jarak yang cukup dekat
3. Sering membaca sambil tiduran
4. Sering berada di depan komputer dengan pantulan cahaya yang cukup signifikan
5. Kurang istirahat, kurang tidur
6. Kurangnya asupan vitamin A
7. Kurangnya oksigen yang masuk melalui tiap urat syaraf
8. Kornea mata yang cukup merasa lelah karena padatnya rutinitas
9. Faktor keturunan
10. Sering begadang dsb.

Mata Rabun Jauh

Mata Rabun Jauh

b. Rabun mata dekat ( Presbyopia )

Presbyopia atau penyakit mata rabun dekat biasanya sering dialami pada seseorang yang telah berusia lanjut kisaran usia diatas 40 tahun. Biasanya mudah dikenali dengan penderita tidak dapat melihat, membaca dalam jarak cukup dekat. Sebagian besar penderita rabun dekat disebabkan oleh faktor usia yang semakin lama daya atau kemampuan organ tubuh yang semakin menurun. Untuk penderita rabun dekat memerlukan lensa cembung ( datar ).

Faktor- faktor yang menyebabkan rabun dekat

1. Faktor usia. Merupakan faktor utama yang membuat mata mengalami gangguan tidak dapat melihat, membaca dalam jarak yang cukup dekat

2. Jika membaca dalam jarak yang cukup dekat dengan objek. Objek atau benda seperti terlihat besar

3. Sebaliknya dengan rabun jauh. Seseorang yang teridentifikasi rabun dekat, mampu melihat objek atau benda jarak jauh dengan cukup jelas, hal ini disebabkan oleh retina dan kornea yang merupakan jaringan syaraf yang paling penting pada mata untuk menerima cahaya yang masuk.

Mata Rabun Dekat

Mata Rabun Dekat

Mata rabun umumnya disebabkan oleh kebiasaan buruk seperti membaca sambil tiduran, pencahayaan yang kurang, kurangnya olahraga pada mata, mata kurang mendapatkan oksigen yang cukup, sering begadang atau susah tidur, nonton televisi dengan jarak yang cukup dekat, faktor keturunan, faktor usia dsb.

Banyak masalah yang dapat ditimbulkan oleh mata tak hanya masalah mata rabun. Sebuah informasi yang didapat di Amerika hampir 3,3 juta penduduk amerika yang telah berusia 40 tahun keatas mengalami kebutaan dengan berbagai penyebab.

Cara Mengatasi Rabun Jauh

Banyak cara yang dapat ditempuh dalam mengatasi mata rabun, dimulai dari kebiasaan buruk yang harus dirubah, diantaranya adalah :

1. Membaca jangan terlalu dekat (minimal sepanjang siku anda)

Cobalah untuk tidak membaca dengan jarak terlalu dekat dengan objek atau benda, berilah jarak pada mata dan objek (benda) minimal sepanjang siku anda atau lebih. Bagi anda yang sudah menggunakan alat bantu kacamata cobalah untuk tidak terlalu dekat jarak pandang dari kacamata anda dengan objek benda.

2. Membacalah di ruangan yang cukup terang

Usahakan membaca pada ruangan yang cukup mendapatkan cahaya penerangan agar mata tidak terlalu tegang atau kaku.

3. Jangan membaca sambil tiduran

Membaca sambil tiduran merupakan salah satu penyebab utama mata menjadi rabun. Hal dikarenakan retina dan kornea menangkap cahaya terbalik ketika mata dalam posisi keatas.

4. Hindari menonton TV/main play station terlalu dekat secara terus menerus

5. Hindari memakai komputer dengan monitor terlampau dekat. Sekali-sekali alihkan pandang Anda ke tempat yang jauh.

6. Bermainlah di luar rumah selama 2-3 jam setiap hari dan lihat obyek yang jauh

7. Berolahragalah agar otot-otot anda termasuk mata jadi kuat

8. Makanlah makanan yang bermanfaat bagi mata anda seperti vitamin A, Beta Karotin, dan sebagainya.

Salah satu cara yang bisa dilakukan sebagai obat mata minus adalah dengan melakukan operasi lasik. Operasi lasik dilakukan dengan memperbaiki lensa mata sehingga kembali normal. Namun biaya dari operasi lasik ini masih terbilang mahal sehingga tidak semua orang bisa melakukan operasi ini. Dan selain itu, sebagian orang juga masih ada yang takut untuk dioperasi. Namun ada bebera;pa cara alami yang bisa dilakukan dalam membantu mengatasi mata minus atau mata rabun jauh yakni adalah :

  1. Menggoyangkan bola mata
    Anda bisa berdiri dan kemudian fokuslah pada titik yang jauh. Setelah itu, goyangkanlah bola mata Anda dari kiri ke arah kanan dan kemudian sebaliknya dan sambil berkedip. Lakukanlah sebanyak 100 kali dalam setiap harinya. Berkedip sangat berguna dalam membantu membersihkan dan juga melumasi mata.
  2. Memilih satu warna dalam satu hari.
    Dengan memilih satu objek dengan warna yang berbeda setiap harinya. Dan kemudian lihatlah keluar dengan objek warna yang dipilih selama sepanjang hari. Disaat melihat seseorang akan menyadari warnanya dibandingkan bentuknya.

Mata Rabun

CARA PEMESANAN BILBERRY EYEBRIGHT PLUS

Kapsul Bilberry Eyebright Plus
Menjaga Mata Agar Tidak Mengalami Mata Rabun Jauh dan Mata Rabun Dekat

Harga 1 Botol Bilberry Eyebright Plus Dengan Isi 30 Kapsul Rp.195.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Obat Mata Rabun, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)


=====================================

>>> Kapsul Billberry Eyebright Plus Tips Menjaga Mata Agar Tidak Mengalami Mata Rabun Jauh dan Mata Rabun Dekat, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Mata Rabun and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>